You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengurasan Saluran Penghubung Karet Tengsin Capai 60 Persen
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pengurasan Saluran Penghubung Karet Tengsin Capai 60 Persen

Pengurasan saluran penghubung (Phb) wilayah RW 09 hingga RW 11 Kelurahan Karet Tengsin,  Tanah Abang, yang dimulai sejak 4 Juli lalu, saat ini progresnya sudah mencapai 60 persen.

Kami targetkan pekan depan selesai

Kasatpel SDA Kecamatan Tanah Abang, Eli Menawan Sari mengatakan, saluran sepanjang 390 meter dengan lebar dua meter dan tinggi satu meter ini dikuras karena ketebalan lumpurnya telah mencapai 30 sentimeter. Sehingga saluran tidak optimal menampung debit air saat hujan.

"Panjang saluran yang sudah dikuras 230 meter atau sekitar 60 persen. Kami targetkan pekan depan selesai," ucap Eli, Rabu (20/7).

Saluran Phb Asem di Jalan Dharmawangsa X Dikuras

Menurut Eli, pengurasan saluran ini dikerjakan 15 personel pasukan biru secara manual dengan alat bantu sederhana seperti cangkul, linggis, ember hingga karung plastik.

"Hingga saat ini, lumpur yang telah diangkut dari saluran ini sudah mencapai 13 meter kubik," ungkap Eli.

Diharapkan, setelah dikuras nanti saluran yang berada di Jalan Karet Pasar Baru Timur V ini dapat menampung lebih banyak volume air, sehingga bisa meminimalisir terjadinya genangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6789 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6166 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1402 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1291 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1241 personAldi Geri Lumban Tobing